Tas Kulit Sapi Asli dan Sintetis

Tips Pintar Membedakan Tas Kulit Sapi Asli dan Sintetis atau KW

Tas Kulit Sapi Asli dan Sintetis

Belakangan ini, di pasaran muncul produk tas kulit sapi asli yang dibanderol dengan harga murah. Namun ternyata, tidak semua menggunakan kulit asli. Ada kalanya para pembuat tas memakai bahan kulit sintetis. Umumnya, tas kulit sintetis memiliki umur keawetan sepertiga dari produk kulit asli. Namun, kemiripan bentuk tas kulit sintetis dan tas kulit asli, kerap kali membuat konsumen terkecoh. Lantas, bagaimana cara membedakan kedua jenis tas tersebut?

Berikut tips-tips yang bisa Anda terapkan

  • Periksa Permukaan Tas Kulit
    Tahukah Anda, bahan kulit sapi asli bisa justru memiliki sisi yang tidak sempurna? Saat ditarik atau ditekan, permukaan tas akan mengerut atau memunculkan goresan tertentu. Bahkan, material tersebut dapat berubah warna. Kemudian, serat-serat di bagian pinggir tas kulit tampak jelas. Sementara serat di kulit sintetis, cenderung lebih bersih dan rapi. Selain itu, permukaan tas kulit memiliki pori-pori tidak teratur. Sebaliknya, kulit sintetis mempunyai permukaan rata dan konsisten.
  • Bedakan dari Aromanya
    Aroma tas ketika Anda sedang memilihnya. Tas berbahan kulit sintetis, biasanya beraroma zat kimia polimer atau plastic. Sementara itu, tas kulit sapi asli memiliki bau seperti material asalnya. Jika Anda menemukan tas kulit jenis krom, aromanya cenderung seperti chrom yang dilapisi lilin dan minyak. Ada pula tas kulit sapi asli beraroma nabati. Artinya, kulit sapi tersebut diproses bersama bahan-bahan alami selama penyamakan.
  • Mengecek Keaslian dengan Air
    Meneteskan air di atas permukaan tas. Jika tas tersebut berbahan kulit sapi asli, air lebih cepat terserap. Pasalnya, material ini sama seperti kulit manusia, yakni mudah menyerap benda cair, kecuali yang mengandung tinta atau pewarna. Tetesan air yang Anda tumpahkan di atas permukaan tas juga bisa meninggalkan bekas. Namun, akan menghilang secara cepat. Sebaliknya, tas kulit sintetis yang terkena air, justru sukar kering dan warnanya cenderung memudar.
  • Bagian Ritsleting
    Ritsleting merupakan bagian paling rentan pada tas kulit sintetis. Meski Anda berhati-hati dalam menggunakannya, ritsleting di tas kulit ini mudah rusak. Bahkan, beberapa jenis ritsleting hanya bertahan beberapa minggu. Lalu, bagaimana membedakan tas kulit sintetis dan asli dari ritsleting? Pertama, coba Anda cek bentuk ritsletingnya. Pastikan, detailnya rapi dan terlihat kuat. Kemudian, cek dengan membuka dan menutup ritsleting secara berulang selama 10 detik. Jika ritsleting tidak rusak dan lancar, berarti tas yang Anda pilih berbahan kulit sapi.
  • Harga yang Ditawarkan
    Untuk membuat satu buah tas berbahan kulit sapi, pabrik membutuhkan waktu cukup lama. Pasalnya, pasokan material ini terbatas. Setelah jadi, tas tersebut memiliki nilai prestise tinggi dan eksklusif. Itu sebabnya, harga tas kulit asli cenderung mahal.Jika Anda menemukan tas berbahan kulit dengan harga murah, jangan langsung percaya. Biasanya, tas tersebut menggunakan bahan kulit sintetis. Untuk menyiasati hal ini, Anda bisa melakukan perbandingan harga sebelum memutuskan membeli.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda aplikasikan saat memilih tas di pusat perbelanjaan atau online shop tertentu. Jika ingin mendapatkan tas kulit asli, berkelas, dan berkualitas, gunakan produk Aleta Leather. Bahan tas Aleta Leather 100 persen dari kulit sapi premium.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *